Rabu, 16 Mei 2012

SETAN BERJAS

Pagi ini hatiku menagis memikirkan keadaan yang terjadi pada orang "Kristen" pada masa kini.Karena banyak mengaku sebagai Kristen tetapi perbuatan mereka tidak lebih dari antek-antek Iblis yang berjas putih

Makna Kenaikan Yesus

Bagi Dunia ini Yesus Kristus adalah seorang tokoh yang sangat Fenomenal karena menjadi tokoh yang tidak pernah habis untuk dibahas, baik perbuatan-Nya di dunia dan penyataan-penyataan yang Dia sampaikan tentang dunia yang akan datang.

Pertanyaan benarkah apa yang di ucapkan tentang masa yang akan datang, itu tergantung setiap orang membuat penafsiran dan penerimaan akan hal tersebut. Yesus menubuatkan akan terjadi perang dan gempa bumi seperti yang di tuliskan oleh Matius ( Mat 24 ) itu terbukti saat ini, tsunami dan perang saudara seperti yang terjadi di Irak, Afganistan, Suriah, Libya dll adalah bukti, juga tentang kondisi sosial  ( Social Conditions) saat ini dimana oarang lebih mencintai diri sendiri dan tidak tahu terima kasih, tamak dan loba, dll juga adalah bukti kebenaran apa yang Dia katakan.

Nah, cukupkan itu yang kita jadikan landasan pembuktian kalau Yesus adalah Allah.

Senin, 30 April 2012

MENJADI KUAT DAN TEGUH

Apakah anda pernah menguji seberapa besar cinta anda kepada Tuhan Kita Yesus Kristus?

Atau pernahkan anda mengukur seberapa kuat daya tahan iman anda dalam mengikut Tuhan Kita Yesus Kristus?

Siapkah anda mati bagi tegakkanya kebenaran?

Pernahkan anda mengalami aniaya untuk mempertahankan Tuhan Kita Yesus Kristus dalam perjalanan hidupmu?

Jika anda belum pernah melakukan pengujian untuk pertanyaan-pertanyaan diatas maka engkau adalah orang kristen padang gurun atau orang kristen puncak bukit, setia dalam ketandusan atau bangga dengan kesepian.

Apakah anda setuju dengan saya.....????

"Kamu Telah Menerima Kristus Yesus Tuhan kita, Karena itu hendaklah hidupmu tetap didalam dia" Kolose 2 : 6

Menerima Yesus sebagai Tuhan adalah sesuatu peristiwa yang sangat penting dalam perjalanan kekristenan kita, mengapa?
Ketika kita menjadikan Yesus sebagai Tuhan, itu berarti Dia adalah tuan yang mengatur semua hal dalam sistem hidup kita, dan kita harus menyerah pada kehendak yang telah Dia tetapkan. Namun banyak orang dalam kehidupannya justeru tidak sesuai dengan kehendak injil yang telah di turunkan.

Proses penyatuan hidup kita kepada Dia pemilik hidup, itu bukan suatu proses gampang, itu bukan pilihan mudah dan juga bukan sesuatu yang membuat kita nyaman, melaikan akan membuat setiap orang yang memilih Dia hidup dibawah tekanan dunia, dikejar-kejar, dianiaya dan bisa saja binasa mempertahan iman yang telah dipilih.

 Apakah itu adalah Pilihan yang Benar?

Kenapa Paulus berkata kepada setiap orang yang membaca surat ini harus mempertahankan komitment mereka, jika pilihan itu membuat setiap pengikutnya tidak nyaman? Ada apa dengan pilihan itu?

Biasanya seseorang memilih sesuatu karena itu adalah ladang investasi yang menjanjikan keuntungan besar!. Atau itu adalah sebuah kondominium yang menjanjikan kemewahan dan sejuta kenyamanan? Apakah Paulus tidak tahu bahwa pilihan yang dibuat ini akan membawa orang yang memilihnya justeru kehilangan hak dan mungkin investasinya di dunia?

Sebelum kita mencoba untuk menemukan harta yang telah di dapat Paulus baiklah kita lihat kehidupan Paulus sebelumnya: 

Saulus adalah anggota kelompok imam terkenal di Yerusalem yang dikenal dengan nama Sanhedrin, gurunya adalah seorang guru besar bernama Gamaliel, orang muda yang enerjik dengan kuasa dari imam besar membinasakan orang percaya mula-mula setelah Yesus naik kesurga. 

Namun dalam perjalanan ke Damsyik, Tuhan memanggil dia dan membuat dia buta selama tiga hari. Dan atas kemurahan Tuhan melalui penumpangan tangan Ananias, maka Saulus dapat melihat kembali.

Demikian dramatis dan sangat tidak masuk akal bagaimana seorang penganiaya orang percaya dipilih Tuhan untuk menjadi alatNya, pemberita Injil dan penulis utama Kitab Perjanjian Baru. 

Jawaban ini hanya ada pada Tuhan Kita Yesus Kristus. Bukan kita yang memilih Tuhan tetapi Tuhanlah yang memilih hamba yang dikenan dihatinya. 

Peristiwa pemilihan dari Tuhan Yesus inilah yang membuat Saulus yang kemudia menjadi Paulus ini berkomitmen dalam hidupnya untuk memberitakan Injil, dianiaya dan bahkan mati karena nama Tuhan Yesus. 

Rahasia menerima ---> atau bertemu dengan Tuhan Yesus inilah yang menjadikan sesuatu yang tidak masuk akal menjadi mungkin, maka dengan pasti dan tegas Paulus berkata :

"Kamu Telah Menerima Kristus Yesus Tuhan kita, Karena itu hendaklah hidupmu tetap didalam dia"

Di dalam Yesus kita mendapat Hak Istimewa yaitu : " sebagai anak Allah " Yoh 1 : 12.

Sebagai anak Allah berarti kita mendapat akses tidak terbatas dalam karunia ilahi yang diperuntukkan kepada setiap orang percaya. Jika  dalam nama Yesus segala kuasa dibumi dan disurga bertekuk lutut maka kepada kita yang ada dimuka bumi ini juga bertekuk lutut. Tetapi orang percaya tidak menyadari hak istimewa itu sehingga mereka menghambakan diri kepada rupa-rupa perhambaan yang menyedihkan hati mereka. 

Hak istimewa itu dimiliki oleh orang yang telah bertobat dari kehidupan yang berdosa, berdosa adalah kehilangan arah dari kebenaran, pembelokan dari sistem yang benar, disconecting dari sistem yang global. Sehingga membuat sistem utama kita tidak stabil, imun dari godaan dan tangguh menghadapi badai.

Percaya adalah kunci utama memasuki anugerah yang besar ini :

Yohanes 3 : 16 - 21

Dari Teks diatas :

1. Hanya orang percaya yang mendapat kesempatan menikmati Anugerah (16)
2. Diselamatkan oleh Kristus dari hukuman yang dijatuhkan kepada dunia.(17)
3. Memperoleh suluh kebenaran yang sejati ( 19 - 21 )

Hanya mereka yang percayalah yang diberikan hak itu, jadi tanda orang percaya Paulus menyatakan dengan jelas : Roma 10 : 9 - 13
1. Pengakuan dengan mulut / Ikrar yang dinyakan kepada seluruh dunia (9)
2. Dengan hati yang percaya dibenarkan dan tidak dipermalukan (10-11)
3. Berseru kepada nama Tuhan ( Yesus Kristus ) akan diselamatkan ( 13)

Untuk bertahan dalam pilihan percaya kepada Tuhan dibutuhkan Komitmen.

Komitmen adalah harga yang harus dibayar akibat konsekuensi pilihan yang kita buat, seperti Paulus yang sebelumnya adalah orang yang punya kuasa  karena mendapat perintah dari imam besar untuk membinasakan orang percaya harus menjadi orang yang dikejar-kejar seperti orang yang dia kejar, mendapat ancaman kematian setiap saat, menjadi tawanan dalam penjara di Roma, kehilangan hak istimewa dari badan Sanhedrin. Sejenak kita berpikir bagaimana penderitaan yang dialami oleh Paulus ketika itu. Namun Tuhan Yesus sudah mengatakan dalam Lukas 9 : 22 - 25:


Bahwa pilihan mengikut Yesus adalah satu perjuangan yang bukan hanya berhadapan dengan sistem dan pemerintahan dunia tetapi lebih dari pada itu harus melawan kehendak diri kita sendiri.

1. Menanggung banyak penderitaan ( 22)
2. Menyangkal Diri ( 23 )
3. Memikul salib setiap hari (23)
4. Kehilangan Nyawa (24)
5. Dipermalukan dunia (25)

Ad. 1. Menanggung banyak penderitaan

Mengikut Yesus adalah sebuah pilihan bodoh bagi mereka yang mau binasa.

Secara lahiriah tidak dapat kita katakan pilihan kita benar, karena tidak ada satupun didunia ini memilih yang buruk dan melupakan yang lain. Tentunya membuat plihan hidup bersama dengan Kristus ada satu rahasia yang harus di temukan, juga penderitaan seperti apa yang akan kita alami.

Penderitaan yang dialami oleh setiap orang percaya bukanlah penderitaan yang berat sebab Yesus turut serta menanggung penderitaan itu.










Selasa, 20 Maret 2012

MEMBANGUN ROHANI UNTUK BERBUAH BAGI KRISTUS

Saya sangat prihatin melihat keadaan manusia saat ini dimana setiap pribadi selalu mencari dan mengutamakan kepentingan diri sendiri, tidak toleran , serakah, gelap mata, ambisius berlebihan dan gamapng marah. Suka memperalat kepentingan orang bayak tetapi sesungguhnya membangun kerajaan ketamakan itu adalah tujuan hidupnya.

Ditengah kegalauan ini saya berusaha untuk dapat memilah dan mecari jalan mana yang harus ditempuh, dunia bisnis tidak ada lagi yang sehat, kalau tidak neko dan nego maka akan dikesampingkan dan terkapar, semua digiring kearah kesesatan dan pembinasaan mental yang tulus.

Jadi pertanyaan bagaimana kita akan membangun tatanan dunia baru kedepan, kitab suci berkata bahwa Tuhan sendirilah yang akan menghancurkan segala keadaan yang buruk pada masa kini dan akan datang, walaupun itu bagi saya adalah satu wujud keputusasaan manusia dari sikap skeptis untuk dapat melakukan perubahan. Status dan jabatan Rohani tidak lagi menjamin bahwa seseorang itu lebih baik dari yang lain.
- seorang pimpinan umat/gereja tidaklah lebih baik dari seorang pemimpin mafia atau penjahat bahkan lebih jahat lagi. Seorang pemimpin penjahat atau mafia masih mau membagi hasil kejahatanya dengan teman/anggotanya, tetapi seorang pemimpin umat/gereja dengan rakus dan lobanya membiarkan orang-orang yang menyokong dia kekurangan dan menderita. Memiriskan hati memang. Jadi apakah yang menjadi ukuran dari kebenaran dan sikap yang baik itu?
- Saat ini pemerintah juga dengan gagahnya yang loba mendiskreditkan rakyatnya hanya untuk kepentingan segelintir orang yang ada kaitan dan kekeluargaannya dari pada memilih membela jutaan orang yang terpuruk dibawah garis kehancuran, dengan tawa sinisnya mereka berkata kita harus menyelamatkan rakyat yang terkena dampak, bagi saya jargon pemerintah yang demikian seperti teriakan dari gong kematian yang berseru marilah datang kepada kami semua orang yang harus dibinasakan. Persoalan kenaikan BBM yang akan diumumkan pemerintah pada 1 April 2012 nanti adalah persoalan sederhana jika disiapkan solusi yang jelas bukan sekedar menyelamatkan beban APBN, itu adalah persoalan primer yang mengalisr dari hulu kehilir. Satu masalah yang dicoba selesaikan tetapi juteru merusak seluruh sistem yang ada, pada akhirnya akan membuat sampah individu tergeletak dijalanan sistem dengan tangisan kelaparan karena tidak sanggup membeli makanan, kesakitan karena tidak bisa membeli obat, ketakutan karena tidak mendapat keamanan dan perlindungan, lemah karena tidak mendapat gizi keyakinan yang benar.
- Pendidikan hanya sebuah lokomotif pembodohan dan pengkultusan  individu, pertanyaan apakah solusi yang tepat membangun pendidikan wajib belajar 12 tahun dengan jargon pendidikan murah, dimana yang murah jika guru-guru yang mengajar adalah orang-orang bodoh yang diberi label sarjana, orang-orang bodoh yang dangkal pengetahuan, orang -orang bodoh cinta pendidikan tapi tidak lebih dari kumpulan kemunafikan.
- Agama hanya sebagai alat untuk mencapai kepentingan dan tempat sembunyi dari dosa besar yang dibuat.
- Politik bukan tenda kebenaran keadilan tapi hanya sebuah panggung yang mempertontonkan kekejian dari penguasa dan kroni-kroninya.

Saya bermimpi untuk melihat tatanan dunia yang sehat dan mencerdaskan, dimana orang bisa duduk bersama menikmati potongan pisang goreng yang manis disertai aroma kopi robusta yang nikmat, atau melihat anak-anak berlarian di lapangan tanpa harus tersandung dengan pakaian : apakah dia pakai Kopiah, atau Ulos batak, pakai tasbih atau sebatang hio, hidup bebas dengan rukun tanpa takut dia makan babi atau tidak, makan sapi atau tidak.

Bagaimana membangun mimpi yang tidak Mungkin itu ?

Adakah Jawaban ?

Ribuan pertanyaan yang sama akan muncul dari mereka yang memimpikan hal itu?


Dari beberapa contoh yang ada itu membuktikan bahwa tidak ada lagi tempat di hati manusia untuk perdamaian.

Dalam beberapa penyelidikan saya di kitab suci maka saya menawarkan kepada siapa saja pengunjung blog ini untuk membangun pribadi yang penuh damai.